Strategi Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Isma Nuranisah
Muhammad Arya Septian Setiadi
Muktaf Aji Tajul’arifin
Nisa Aqilah
Suci Sukmawati
Liah Siti Syarifah

Abstract

Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting dilakukan dan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sukabumi, Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SMKN 1 Cibadak dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dengan model interaktif, untuk memperdalam hasil analisis digunakan tool analysis berupa analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) dan IFAS (Internal Factor Analysis Strategy) serta EFAS (External Factor Analysis Strategy). Berdasarkan hasil penelitian, skor IFAS adalah 2.25 dan Skor EFAS adalah 0.79, sehingga posisi kuadran yang tepat dalam matriks SWOT untuk SMKN 1 Cibadak terletak pada kuadran 1 ((Strenght Opportunity). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi SMKN 1 Cibadak untuk melakukan revitalisasi yaitu strategi SO (Strenght Opportunity) yang berarti sekolah sejatinya melakukan strategi progresif dengan memanfaatkan kekuatan untuk menangkap peluang.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Nuranisah, I., Setiadi, M. A. S., Tajul’arifin, M. A., Aqilah, N., Sukmawati, S., & Syarifah, L. S. (2022). Strategi Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan . NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 60-72. https://doi.org/10.1042/nizamulilmi.v7i1.129

References

Susanto, AB.(2014). Manajemen Strategi Komprehensif. Jakarta: erlangga.

Bonnici, T. S. (2015). SWOT Analysis. Wiley Encyclopedia of Management. John Wiley and Sons, Ltd.

Cahyono, Luki Eko., Wibowo, Satrijo Budi & Murwani, Juli. (2015). Analisis Penerapan 8 Standar Nasional Pendidikan pada SMP Negeri 2 Dolopo Kabupaten Madiun. Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan, 4 (2). 99-105.

Firdaus, Firdaus & Hidayatullah, Arief. (2019). Dampak Pendidikan Terhadap Perubahan Sosial, Ekonomi Dan Budaya Masyarakat Desa Terpencil (Studi Di Masyarakat Desa Sai Kabupaten Bima). Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 6 (2). 26-43.

Gibbs, M. F. (2009). Marketing Higher Education: Theory and Practice. New York: University Press.

Jamun, Yohannes Marryono. (2018). Dampak Teknologi terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 10 (1). 48-52.

Leiber, Theodor., Stensaker, Bjørn & Harvey, Lee Colin. (2018). Bridging Theory and Practice of Impact Evaluation of Quality Management in Higher Education Institutions: a SWOT Analysis. European Journal of Higher Education, 8 (3). 1-15.

Miles, Matthew B & Huberman, A. Michael. (2005). Qualitative Data Analysis (terjemahan). Jakarta: UI Press.

Oetomo, Hening Widi & Ardini, Lilis. (2012). SWOT Analysis in Strategic Management: A Case Study at Purabaya Bus Station. Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura, 15 (2).171–186.

Setiawati, Fenty. (2020). Manajemen Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal At-Tadbir : Media Hukum Dan Pendidikan, 30(1), 57-66.

Somantri, Manap. (2014). Perencanaan Pendidikan: Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan, Analisis Posisi Sistem Pendidikan, Perencanaan Strategis Penuntasan Wajib Belajar dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar. Bogor: PT Penerbit IPB Press.

Syarifah, Liah Siti. (2020). Implementasi Total Quality Management (TQM) di Pesantren?. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum Dan Pendidikan, 30 (1), 93-112.

Syarifah, Liah Siti., Kurniatun, Taufani Chusnul & Permana, Johar. (2018). Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Potensi Wilayah di Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18 (2), 171-177.

Westhues, Anne; Lafrance, Jean; Schmidt, Glen (2001). A SWOT analysis of social work education in Canada. Social Work Education, 20 (1), 35–56.