Implementasi Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Muatan Lokal Program Kepesantrenan di Sekolah

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Andhika Wirabhakti

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 yang salah satu butirnya menyatakan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Republik Indonesia, meliputi tuntutan ilmu agama. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan di SMP Islam Terpadu Daarusshofa yang memiliki program kepesantrenan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif analitik, pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam (indepth interview). Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan analisis data induktif yang memungkinkan untuk melakukan penemuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Perencanaan kurikulum dalam meningkatkan ilmu agama (religious science) di SMP Islam Terpadu Daarusshofa (2) Pelaksanaan kurikulum dalam meningkatkan ilmu agama (religious science) di SMP Islam Terpadu Daarusshofa meliputi pelaksanaan kegiatan terprogram yang terdiri dari: pelaksanaan keterampilan ilmu Fiqih, BTQ, Bahasa Arab, dan Aqidah Akhlak. (3) Bentuk evaluasi kurikulum dalam meningkatkan ilmu agama (religious science) di SMP Islam Terpadu Daarusshofa.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Wirabhakti, A. (2021). Implementasi Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Muatan Lokal Program Kepesantrenan di Sekolah. NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 49-61. https://doi.org/10.1042/nizamulilmi.v6i1.92

References

Cham, Sam M dan Tuti T, Sam. (2006). Analisis SWOT Kebijakan Era Otonomi Daerah. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Daryanto, H. M. (2008). Administrasi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Hamalik. (2007). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hasan. (2009). Evaluasi Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Imron, Ali., Maisyaroh & Burhanuddin. (2007). Manajemen Pendidikan Analisis Substantif dan Aplikasinya dalam Institusi Pendidikan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Kaber, Achasius. (1988). Pengembangan Kurikulum (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan). Jakarta.

Mamentu. (2013). “Manajemen Pendidikan dan Pengajaran Pada SMA Negeri Remboken Kabupaten Minahasa”. Journal Of Research and Method In Education (IOSR-JRME), 3 (64).

Mutohar, Ahmad. (2013). Manifesto Modermisasi Pendidikan Islam Dan Pesantren. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Nizar, Samsul. (2002). Filsafat Pendidikan Islam Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis. Jakarta : Intermasa.

Siti Syarifah, Liah., Kurniatun, Taufani C & Permana, Johar. (2019). Vocational Schools Based on Regional Potential in Indonesia. Telah dipresentasikan pada 2nd International Conference on Research of Educational Administration and Management (ICREAM 2018). Diakses dari https://www.atlantis-press.com/proceedings/icream-18/55914206 pada 5 Maret 2021. DOI https://doi.org/10.2991/icream-18.2019.6.

Syahril Akbar, Gilang. (2020). Ketuhanan yang Maha Esa sebagai Inti Kurikulum di Sekolah Dasar Islam Terpadu. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum Dan Pendidikan, 30 (2), 41-58.

Soetopo, H & Soemanto, W. (1986). Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum Sebagai Subtansi Problem Administrasi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.

Sukmadinata. (1997). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Ulfatin, Nurul. (2013). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan : Teori dan Aplikasinya. Malang: Universitas Negeri Malang.

Undang-Undang Republik Indonesia. No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yamin, Moh. (2009). Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan (Panduan Menciptakan Mutu Kurikulum Yang Progresif dan Inspiratif). Yogyakarta : Diva Press.

Zaini, M. (2009). Pengembangan Kurikulum: Konsep Implementasi dan Inovasi. Yogyakarta: Teras.